Taman di Kabupaten Bandung Tak Terawat

KABUPATEN BANDUNG, LIRIKNEWS.COM – Sejumlah taman yang berada di kabupaten Bandung tidak terawat, salah satunya Taman Kota Baleendah, terlihat sangat kumuh. Bahkan secara Estetika tak menarik dan tidak terpelihara dengan baik.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, Toni Permana membenarkan, berkaitan dengan adanya sejumlah taman yang ada di kabupaten Bandung terlihat kumuh dan tak terawat.

Menurut Toni, padahal anggaran setiap tahun untuk perawatan taman itu ada.

“Taman yang ada di Kabupaten Bandung, secara estetika itu tidak menarik, secara teknis ataupun secara bangunan tidak terpelihara dengan baik. Selain itu, tanamannya pun yang berada di taman tersebut terlihat murahan, sehingga tak menarik perhatian masyarakat,” ungkap Toni saat ditemui di kediamannya, di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jumat (8/1/2021).

Menurut Toni, taman yang ada di kabupaten Bandung ini tidak membuat nyaman masyarakat. Hal tersebut tentunya tidak sesuai dengan tujuan awal dari pembangunan taman, yaitu untuk memperindah suatu kota atau daerah dan untuk mendukung program penghijauan

“Faktanya tidak ada taman-taman yang sebenarnya bisa digunakan sebagai ruang publik untuk masyarakat. Kalau dibandingkan dengan wilayah Surabaya, jelas sangat jauh berbeda, disana (Surabaya) tamannya sangat tertata dengan baik,” jelas Toni.

Padahal, ucap Yoni, untuk pemeliharaan taman-taman tersebut setiap tahunnya ada.

Dirinya mengaku kecewa, karena antara taman yang sudah direvitalisasi dengan yang belum direvitalisasi, itu tidak ada bedanya.

“Artinya terkait anggaran ini terlalu banyak. Namun tak berimbang antara biaya atau dana anggaran yang dikeluarkan, dengan hasil pembangunan atau pemeliharaan taman-taman yang ada. Jadi ini terlalu banyak buang-buang anggaran,” tegasnya.

Dia juga berharap, agar dinas terkait bisa berhati-hati saat menunjuk pihak ketiga untuk melakukan pemeliharaan atau revitalisasi taman di Kabupaten Bandung. Artinya, harus betul-betul dilakukan monitoring dan evaluasi.

“Harapannya terjadi juga efisiensi, apabila biaya anggarannya besar, maka hasilnya harus seimbang dengan dana yang dikeluarkan,” paparnya. (Ris/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *