Bupati Bandung Lantik 700 PPPK

SOREANG, LIRIKNEWS – Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si, melantik sebanyak 700 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 77 orang pejabat fungsional (Jafung).

Selain itu, bupati juga menyerahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada 326 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Bandung.

Ia mengatakan, sifat amanah penting untuk dimiliki seorang PPPK dan Jafung. Hal itu dikarenakan, pengangkatan mereka sangat mempertimbangkan kompetensi atau kesesuaian latar belakang pendidikan, keahlian, minat dan bakat.

“Dengan memiliki sifat amanah, diharapkan lebih menjamin efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas. Amanah yang tentunya tidak hanya berdampak pada diri sendiri, tetapi juga orang lain yang menerima pelayanan,” ucap Bupati di sela acara pelantikan dan pengambilan sumpah secara daring di Bale Riung Soreang, Selasa (25/5/2021).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pada pejabat setiap instansi pemerintah, kata Kang DS sapaan akrab bupati, merupakan bagian dari kehidupan organisasi.

Hal itu dibutuhkan dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai.

“PPPK dan Jafung adalah sebuah kehormatan, tidak semua orang bisa mendapatkannya. Tetapi kehormatan hakiki tidak lahir dari tampilan atau kedudukan, melainkan dari sifat, perilaku, dan kinerja dalam pekerjaan,” tutur Kang DS.

Dalam pekerjaannya, lanjut Kang DS, seorang PPPK dan Jafung memiliki pertanggungjawaban secara administratif dan moral.

“Meski bersifat spesifik, tapi dalam praktiknya tugas mereka tidak terlepas dari peran unit-unit kerja lain. Baik terkait pemenuhan kebutuhan data mentah, maupun sebagai rangkaian dari kegiatan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya pula.

Dalam kesempatan itu, Kang DS menyampaikan sejumlah harapan, agar para pejabat yang baru dilantik senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.

Selain itu memiliki sifat sensitif dan responsif, terhadap tantangan dan permasalahan baru yang timbul baik di dalam maupun di luar organisasi.

Mereka juga, tambahnya, diharapkan
mempunyai wawasan jauh ke depan, dan mampu melakukan terobosan yang positif melalui pemikiran yang kreatif, inovatif dan sistemik untuk kepentingan organisasi.

“Dan diharapkan juga mempunyai kemampuan untuk mengkombinasikan berbagai sumber, dan memanfaatkan sumber daya secara optimal sehingga dapat menghasilkan produktivitas kerja secara maksimal,” pungkas Kang DS. (Ris/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *