Polresta Bandung Amankan Senjata Tajam Dari Enam Orang Yang Akan Berangkat Ke Jakarta

KABUPATEN BANDUNG, liriknews.com – Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan membenarkan pihaknya menerjunkan personel Polresta Bandung untuk melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan menuju ke Jakarta. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi demo bertajuk Aksi 1812 di depan Istana Negara, Jumat (18/12) besok.

Menurutnya, aksi demo tersebut digelar Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPFU). “Benar, kami melaksanakan penyekatan pemberangkatan massa aksi 1812 di Jakarta, dibeberapa ruas jalan,” ungkap Hendra saat di konfirmasi, Kamis (17/12) malam.

Dikatakan Hendra, penyekatan dilaksanakan di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di Nagrek, Cicalengka, Kabupaten Bandung. Dalam penyekatan itu, kata Hendra, pihaknya mengamankan empat orang yang kedapatan membawa senjata tajam.

“Kami telah mengamankan enam orang yang kedapatan membawa senjata berupa dua busur dan sepuluh anak panah,” ujarnya.

Dari keenam orang tersebut, lanjut Hendra, berinisial H (19), N (22) dan PMH (21) yang tercatat merupakan warga dari Sulawesi Tengah. Sedangkan MB (21) adalah warga Kabupaten Tasikmalaya, dan dua lainnya berinisial A dan AD.

Hendra juga menjelaskan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan, pihaknya masih belum bisa memastikan apakah keenam orang yang diamankan tersebut adalah anggota FPI atau bukan. “Belum ditemukan identitas yang mengarah kepada status anggota FPI, masih kita dalami,” tegasnya.

Lebih lanjut lagi Hendra mengatakan, saat ini, enam orang tersebut sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh petugas.

“Enam orang tersebut, saat ini sedang didalami di Polresta Bandung,” tandasnya. (Ris/**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *