Dadang Supriatna : Bumdes Menjadi Andalan Untuk Pengembangan Ekonomi Masyarakat

KABUPATEN BANDUNG, liriknews.com – H.M. Dadang Supriatna, yang merupakan mantan Kepala Desa Tegalluar dan saat ini calon Bupati Bandung memiliki program kerja untuk meningkatkan sumber daya manusia pada lembaga Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) yang tersebar di 270 desa di Kabupaten Bandung. Tanpa kecuali pengembangan ekonomi kerakyatan yang tersebar di 10 kelurahan.

Dadang Supriatna pun menyiapkan aplikasi bedas.id pada sektor industri pariwisata, industri pertanian dan industri kreatif untuk kebutuhan informasi dan komunikasi masyarakat luas.

“Kenapa kita dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan akan fokus pada peningkatan sumber daya manusia Bumdes? Karena Bumdes merupakan suatu badan usaha milik desa yang akan membantu percepatan ekonomi masyarakat di desa masing-masing,” tutur Dadang Supriatna kepada wartawan di rumahnya Jalan Sapan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Sabtu (5/12/2020).

Kang DS, panggilan akrab H.M. Dadang Supriatna mengungkapkan, Bumdes merupakan andalan bagi ekonomi masyarakat dalam rangka mendongkrak dan percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Apalagi saat ini Kabupaten Bandung masih dilanda pandemi Covid-19.

“Untuk itu, Bumdes ini menjadi salah satu sektor ekonomi yang bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Dikatakan Ketua RT dan berawal menata hidupnya jadi pembuat bata merah yang saat ini menjadi calon Bupati Bandung, bahwa Bumdes bisa diandalkan untuk pengembangan ekonomi kreatif yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Untuk itu, kita memiliki komitmen untuk mengembangkan Bumdes yang benar-benar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat desa, untuk kemakmuran rakyat setempat. Karena seyogyanya, kami jika nanti pada 9 Desember 2020 terpilih menjadi kepala daerah akan memposisikan diri menjadi pelayan rakyat, bukan untuk dilayani rakyat,” tuturnya.

Kang DS sebagai bagian dari warga Kabupaten Bandung, pihaknya akan memperhatikan peningkatan anggaran stimulan bagi kader PKK yang ada di desa dan kecamatan di Kabupaten Bandung. Mengingat kader PKK bagian dari penggerak pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.

“Yang jelas, kita akan memperhatikan anggaran stimulan kader PKK,” ujarnya.

Lebih lanjut Kang DS turut menyikapi sektor pariwisata yang menjadi andalan di Kabupaten Bandung. Pada sektor pariwisata, Kang DS akan melakukan optimalisasi implementasi rencana induk pariwisata daerah.

Selain itu, lanjut Kang DS meningkatkan kerjasama dengan Kompepar, pemerintah dan BUMN untuk revitalisasi prasarana pariwisata.

“Mendorong investasi pariwisata dengan memberikan kemudahan. Selain itu menguatkan kerjasama pengelolaan tempat wisata baru dengan Kompepar, pemerintah, BUMN dan swasta,” tuturnya.

Kang DS pun mengatakan, pihaknya akan menggelar 5 festival seni budaya berskala nasional dan internasional setiap tahun.

“Kita juga ingin membangun Alun-alun dan Gedung Kreatif Center. Disamping itu memberikan bantuan kepada paguyuban seni dan budaya,” harapnya. (Ris/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *