Menu
Close
  • Halaman

  • Redaksi

Liriknews.com

Berita Sesuai Fakta

Sadis, Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dengan Tragis

Sadis, Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dengan Tragis

Smallest Font
Largest Font

SOREANG – Tragis, seorang wanita yang tengah hamil 7 bulan bernama Neng Yeti 34, tewas mengenaskan di rumah yang di kontraknya di wilayah Kampung Cibeureum RT 002/011 Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (17/10) sekitar Pukul 18.00 WIB.

Menurut informasi, korban baru menempati kontrakan tersebut kurang lebih selama tiga minggu. Korban juga memiliki dua anak dari suami pertamanya. Sebelum ditemukan tewas, korban juga sempat melakukan syukuran tujuh bulanan.  

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Bimantoro Kurniawan mengungkapkan, awal mula diketahui adanya laporan dari seorang saksi bahwa ada sesosok mayat di rumah kontrakan. Kemudian kata Bimantoro, saksi tersebut kemudian melapor ke Ketua RT, Ketua RW, dan Polsek Soreang. 

“Petugas kepolisan sudah melakukan olah TKP dengan Inafis. Kami juga sudah periksa saksi-saksi dan lakukan penyelidikan,” ungkap Bimantoro saat memberikan keterangannya di Mapolresta Bandung, Kamis (22/10).

Setelah dilakukan pemeriksaan, kata Bimantoro, korban yang merupakan warga Kampung Cisepan, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung itu, tewas dengan luka lebam di wajah dan sayatan benda tajam di lehernya. 

“Korban diduga merupakan korban pembunuhan. Korban sudah dibawa ke RSHS untuk otopsi dan hasilnya ada luka lebam di bagian wajah dan luka sayatan di lehernya. Korban juga dalam keadaan hamil kira-kira 7 bulan,” jelasnya.

Lebih lanjut lagi, Bimantoro menjelaskan, menurut keterangan Wiwin Khaerusnias selaku saksi, pada Hari Jumat (16/10) sekitar pukul 17.00 WIB, korban sempat terlihat tengah menonton TV. Namun menjelang dini hari, tepatnya pukul 01.00 WIB, saksi mendengar suara teriakan di dalam kamar kontrakan korban. 

Selain teriakan korban, saksi juga mendengar adanya suara seperti pintu yang ditendang berkali-kali. Namun selang setengah jam, saksi sudah tidak mendengar suara-suara itu. Saksi tersebut hanya mendengar jika ada suara orang yang tengah batuk dan mual-mual. 

“Saksi kedua yakni Dede Kartini datang ke kontrakan korban bermaksud menawarkan makanan karena sedari pagi korban tak keluar kamar. Padahal, korban setiap pagi selalu membeli sarapan,” ucapnya.

Dede pun, kata Bimantoro, kemudian memanggil korban berulang kali. Namun setelah di panggil-panggil korban tak memberikan jawaban. Karena bingung dan merasa khawatir, Dede kemudian memanggil Mulyadi selaku penjaga kontrakan untuk dimintai tolong membuka pintu kamar kontrakan korban. 

“Saat pintu terbuka, saksi Dede dan saksi Mulyadi melihat jika korban sudah meninggal dunia dalam keadaan terlentang. Namun, para saksi pun tak merinci lebih jauh siapa pelaku pembunuhan tersebut,” jelasnya.

Bimantoro pun menyatakan, saat ini pihaknya telah menyita sejumlah bukti dari olah TKP. Diantaranya, sebuah cutter warna merah, sebuah cangkir plastik warna hijau, sebuah asbak plastik warna hijau berisi dua buah puntung rokok merek tertentu, dua buah masker kain, empat buah topi diduga milik suami korban, dua buah pisau dapur, sebuah selimut, sebuah bantal, sebuah sarung, sebuag buku kontrol kehamilan, sebua anting, sebuah cincin, dan sebuah jaket.

“Kami sudah mengantongi nama tersangka, saat ini tersangka dalam pengejaran,” tandasnya. (Jul)

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow