Lapas Narkotika IIA Jelekong, Membagikan Masker ke Masyarakat Hasil Karya Warga Binaan

BALEENDAH – Untuk menekan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jelekong, memiliki inovasi membuat masker hasil karya warga binaan. Masker tersebut dibuat langsung di bengkel kerja (bengker) di dalam Lapas.

Kepala Lapas Narkotika Jelekong, Gun Gun Gunawan mengungkapkan, agar sejalan dengan program pemerintah yang menekan penyebaran Covid-19, pihaknya membuat masker untuk mencegah atau melawan wabah Covid-19 ini.

“Saat ini dianjurkan untuk mencegah atau melawan Covid-19 ini, salah satunya adalah penggunaan masker, kebetulan di dalam lapas Jelekong ada bengker yang bisa memproduksi masker. Sehingga saya tawarkan kepada warga binaan untuk membuat masker,” ungkap Gun Gun saat di wawancara, Sabtu (18/4/2020).

Menurutnya, pembuatan masker ini tidak asal-asalan, karena pihaknya memberikan dulu wawasan cara membuat masker yang baik dan steril kepada warga binaan, dengan cara mendatangkan orang kesehatan agar berstandar kesehatan.

“Karena didalam lapas ada bengker yang cukup komplit, sehingga kami bisa membuat masker dengan standar kesehatan, yakni bahan masker menggunakan kain oxpord, setelah selesai kami steamer dan dilakukan penguapan, agar masker-masker ini steril,” kata Gun Gun.

Gun Gun juga menjelaskan, awal mulanya, pembuatan masker hanya untuk belasan ribu warga binaan Lapas Jelekong dan para pegawai Lapas, karena sudah terpenuhi dan akhirnya menerima order dari luar.

“Setelah di kirim melalu media sosial, akhirnya kami kebanjiran orderan, diantaranya yang memesan masker yaitu, Kanwil sebanyak 15 ribu picis, dan Lapas Bali. Selain membuat masker kita pun membuat Alat Pelindung Diri (APD) dan sarung tangan, namun APD dan sarung tangan hanya untuk di internal saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gun Gun juga mengatakan, pihaknya juga telah membagikan ratusan masker kepada masyarakat, ojek pangkalan dan ojek online. Bukan hanya membagikan masker, namun, para petugas lapas pun melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker apabila pergi keluar rumah.

“Harapan kami, masyarakat lebih memahami tujuan pemerintah untuk menggunakan masker, hal itu, karena untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Mudah-mudahan masker yang kami bagikan berguna untuk masyarakat,” tandasnya. (Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *