PKB Akan Tindak Tegas Pada Anggota Ataupun Pengurus Yang Tidak Mematuhi AD-ART

KABUPATEN BANDUNG, liriknews.com – Pengurus DPC dan DPAC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung, membuat laporan terkait video berdurasi 22 detik yang tersebar di media sosial ke Sat Reskrim Polresta Bandung, Jumat (4/12) siang.

Menurut pantauan, Dalam video tersebut terlihat belasan orang yang mengatasnamakan Pengurus DPC dan DPAC PKB Kabupaten Bandung, mendeklarasikan diri mendukung salah satu Pasangan Calon lainnya.

Sekertaris DPC Kabupaten Bandung, H. Tarya Witarsa didampingi Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi dan Ketua DPAC Kabupaten Bandung membenarkan bahwa pihaknya sengaja datang ke Polresta Bandung untuk melaporkan kejadian adanya video yang tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut, kata Tarya, mereka mengatasnamakan pengurus DPC, dan pengurus DPAC Se-kabupaten Bandung, yang menyatakan bahwa mereka mendukung salah satu pasangan calon lainnya. Padahal, kata Tarya, sudah jelas bahwa Partai PKB mengusung Pasangan Calon Nomor Urut 3 Dadang Supriatna – Sahrul Gunawan (Bedas).

“Kami melaporkan orang yang ada di dalam video viral tersebut, yang diduga salah satu pimpinan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bandung,” kata Tarya yang juga didampingi Ketua Tim Advokasi Bedas (TAB) Dadi Wardiman.

Tarya menegaskan, terkait video tersebut, karena PKB adalah partai, yang memiliki aturan, memiliki AD-ART, dan memiliki peraturan organisasi, tentunya bagi siapapun yang tercantum dalam susunan kepengurusan, baik DPC maupun DPAC yang tidak selaras dengan keputusan Partai ditingkat DPC, maka akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan Partai.

“Kami akan melakukan pemecatan dengan tidak hormat dari susunan kepengurusan yang tertera didalam SK ditingkatan masing-masing,” tandasnya. (Ris/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *