Bawaslu Kabupaten Bandung Minta Tambahan Hibah Berupa Barang APD

SOREANG- Untuk penyelenggaraan dan pengawasan pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mengusulkan Penyedian Barang berupa APD kepada Pemda. Sebelumnya NPHD Bawaslu untuk Pilkada Bandung sebesar Rp. 28.911.420.000,-

Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Januar Solehuddin mengatakan pada rapat tanggal 6 Juni 2020 mengusulkan penyediaan barang berupa APD (Alat Pelindung Diri) kepada Pemda namun pemda menyampaikan bahwa saat ini barang yg tersedia pada gugus tugas tidak mencukupi sehingga menyarankan kepada kami untuk menambahkan anggaran pada NPHD. Adapun estimasi anggaran untuk APD sebesar Rp. 2.706.694.000,-

Dilanjut rapat kedua selasa 9 Juni 2020 dilakukan kembali restrukturisasi kami mengusulkan Rp. 2.061.744.000,- sehingga total optimalisasi yang telah kami lakukan atas pengajuan yang kami sampaikan kepada pemda terhitung *Rp. 3.370.176.000,” ungkap Januar saat di konfirmasi, Sabtu (20/6).

Dia menuturkan selanjutnya Bawaslu Kabupaten Bandung mendapat undangan dari pemda untuk Rapat Pembahasan Analisa dan Restrukturisasi Anggaran Belanja Pemilihan Bupati Bandung dan Wakil Bupati Bandung Tahun 2020 yang dilaksanakan pada Jum’at 12 Juni 2020 dengan hasil akhir ada penambahan sebesar Rp. 985.019.000,- sehingga total optimalisasi yang telah kami lakukan atas pengajuan yang kami sampaikan kepada pemda terhitung *Rp. 4.446.901.000,-, *Optimalisasi juga dilakukan dikarenakan adanya penambahan Pengawas TPS dan bertambahnya masa jabatan Pengawas Ad Hoc akibat penundaan tahapan pemilihan, adapun APD yang tercover dari NPHD sebesar Rp. 256.231.000,-*

Kendati begitu, lanjutnya, untuk kesanggupan Pemda Kabupaten Bandung terkait penambahan anggaran untuk alokasi APD masih belum mendapatkan kepastian.

Dia mengatakan, meski tidak ideal penambahan tersebut murni untuk APD (Masker, Hand Sanitizer, Penambah Daya Tahan Tubuh, Sarung Tangan Plastik, Pelindung Wajah/Face Shield dan Hazmat Protective Suit).

“Anggaran tersebut sangat tidak ideal, namun pihaknya memahami dampak covid-19 ini, sangat berdampak pada perekonomian di Kabupaten Bandung, Bawaslu Kabupaten Bandung berharap bisa mendapatkan barang berupa APD dari Pemda Kabupaten Bandung sebab pelaksanaan tahapan coklit data pemilih pilkada akan dilaksanakan pada 15 Juli-13 agustus 2020 artinya pengawas pemilu harus terjamin dengan protokler kesehatan covid-19.” Tandasnya. (Jul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *